Home / Tips dan Trik / Penyebab dan Cara Mengatasi Blue Screen Of Death Atau BSOD Pada Windows
blue screen of death (BSOD) pada Windows

Penyebab dan Cara Mengatasi Blue Screen Of Death Atau BSOD Pada Windows

Secara umum, para pengguna komputer yang menggunakan sistem operasi buatan Microsoft, yakni Windows sudah pernah mengalami permasalahan Blue Screen Of Death atau BSOD. Permasalahan Blue Screen tersebut bisa disebabkan oleh berbagai macam hal dan tentunya memiliki teknik perbaikan yang berbeda-beda, tergantung dari penyebabnya itu sendiri.

Blue Screen Of Death atau BSOD pada Windows itu sendiri merupakan salah satu bentuk dimana komputer akan berhenti bekerja secara mendadak dan menampilkan layar biru bertuliskan kalimat atau kode-kode tertentu yang isinya adalah informasi serta instruksi untuk memperbaiki permasalahan tersebut. Pada saat komputer Windows mengalami Blue Screen, maka komputer tersebut benar-benar terkunci dan tidak akan bisa digunakan kecuali dilakukan Reset.

Daftar Isi:

  1. Penyebab Blue Screen Of Death atau BSOD
  2. Cara Melihat Pesan Blue Screen Pada Komputer Wndows
  3. Cara Mengatasi Blue Screen Atau BSOD Pada Windows

Penyebab Blue Screen Of Death atau BSOD

Blue Screen pada komputer Windows disebabkan oleh banyak hal, baik itu dari sisi hardware maupun dari sisi software. Untuk membantu anda di dalam mengenali beragam hal yang menyebabkan permasalahan Blue Screen pada Windows, Berikut ini adalah uraiannya.

1. Penyebab Blue Screen Dari Sisi Software

Software aplikasi pada Windows jarang sekali menyebabkan permasalahan Blue Screen. Adapun software yang bisa menimbulkan permasalahan Blue Screen adalah software yang berjalan pada level tingkat rendah, setara dengan software sistem operasi. Contohnya adalah software software driver hardware yang tidak cocok. Ketidakcocokan software driver dengan hardware pasangannya tentu akan menimbulkan crash yang pada akhirnya akan memicu munculnya Blue Screen.

Walaupun demikian, pada beberapa software aplikasi Windows juga ada yang bisa menimbulkan Blue Screen. Namun seperti yang sudah disampaikan di depan bahwa potensinya sangatlah kecil. Apabila terdapat software aplikasi pada Windows yang bisa memicu Blue Screen, maka software tersebut benar-benar telah mengalami permasalahan serius dengan sistem operasi Windows itu sendiri sehingga bisa memacu Kernel Kernel pada Windows yang pada akhirnya akan membuat sistem operasi mengalami crash.

2. Penyebab Blue Screen Dari Sisi Hardware

Hardware pada komputer yang mengalami kerusakan sangatlah mudah memicu munculnya Blue Screen. Hal tersebut tentu sangat masuk akal, sebab kinerja dari sistem operasi sangatlah dipengaruhi oleh performa dari hardware di komputer. Apabila hardware pada komputer mengalami kerusakan, maka software sistem operasi juga akan terkena imbasnya. Beberapa komponen komputer yang mengalami kerusakan serta dapat memicu munculnya Blue Screen adalah RAM, kartu VGA, Hardisk dan prosesor.

Pemasangan hardware yang tidak pas juga kerap kali memicu munculnya Blue Screen. Pemasangan yang tidak tepat akan menjadikan konektor antar hardware tidak terpasang sempurna, sehingga pada akhirnya akan menjadikan komunikasi antara hardware komputer tersebut mengalami permasalahan dan pada akhirnya akan memicu munculnya Blue Screen.

Suhu beberapa komponen terlalu panas melebihi suhu normal yang bisa ditangani bisa pula memicu terjadinya Blue Screen. Beberapa komponen pada komputer yang bisa memiliki suhu sangat tinggi adalah processor dan chipset.

Memang, kedua komponen tersebut  telah dibekali oleh heatsink pendingin sekaligus fan atau kipas untuk mendinginkan headsink tersebut. Namun, apabila kemampuan headsink dan kipas tidak mampu meredam panas yang ditimbulkan oleh prosesor atau chipset, maka komponen processor atau chipset akan mengalami kenaikan suhu di luar batas kewajaran sehingga pada akhirnya menjadikan kinerja pada komponen tersebut mengalami gangguan.

Baca:   Inilah Langkah Mengatasi Kadaluarsa Pada Whatsapp

Ketidakmampuan bagian heatsink didalam meredam panas pada prosesor atau heatsink biasanya dikarenakan oleh putaran fan atau kipas yang sudah melemah. Pada akhirnya, ketika komponen processor atau chipset sudah tidak menangani semua instruksi yang ada maka akan mengalami Crash dan Blue Screen.

Cara Melihat Pesan Blue Screen Pada Komputer Wndows

1. Menghentikan Komputer Restart Otomatis Ketika Terjadi Blue Screen

Secara default, munculnya pesan Blue Screen pada Windows hanyalah beberapa saat saja dan akan dilanjutkan proses Restart. Bahkan, pesan Blue Screen yang ditampilkan pada layar bisa dikatakan sangat cepat dan cukup sulit untuk terbaca. Padahal, informasi teks yang muncul pada layar memiliki peranan yang sangat penting untuk kita di dalam memahami sumber permasalahan dari Blue Screen sekaligus langkah untuk mengatasinya.

Untuk itulah, diperlukan cara untuk menghentikan proses restart ketika komputer Windows mengalami Blue Screen. Bagaimana cara yang bisa kita kerjakan? Ternyata cukup mudah. Pada komputer yang menggunakan sistem operasi Windows 7, silahkan anda klik Start Menu, kemudian Klik Kanan menu Computer, lalu pilih Properties.

klik kanan computer windows 7

Selanjutnya, pada bagian sebelah kiri, silakan Anda pilih menu Advanced System setting. Setelah itu, akan dimunculkan jendela System Properties pada Tab Advanced. Silakan Anda Arahkan pandangan ke bagian Startup And Recovery, lalu Klik tombol Setting.

disable automatically restart windows

Setelah itu, akan dimunculkan jendela Startup And Recovery. Anda cukup menghilangkan tanda centang atau ceklist pada bagian Automatically Restart, kemudian Klik tombol OK pada jendela tersebut dan Klik tombol OK kembali pada jendela System Properties.

Setelah anda mengerjakan beberapa tahapan di atas, maka begitu komputer anda mengalami crash dan terjadi Blue Screen, maka komputer tersebut tidak akan Restart, namun akan menampilkan layar biru dengan teks pesan informasi yang ada di atasnya yang bisa kita jadikan sebagai panduan untuk mengatasi permasalahan Blue Screen Pada komputer tersebut.

2. Menggunakan Software Gratis Yang Bernama BlueScreenView

Software yang bernama BlueScreenView buatan dari Nirsoft tersebut memiliki fungsi untuk menampilkan jendela informasi Blue Screen yang pernah terjadi pada sebuah komputer Windows. Sistem kerja dari software BlueScreenView tersebut adalah untuk mencari file yang bernama Minidump yang secara otomatis dibuat oleh Windows ketika terjadi Blue Screen.

Windows用のBlueScreenView

Disamping itu, fungsi dari software BlueScreenView tersebut juga dapat digunakan untuk menampilkan kejadian crash pada komputer Windows. Jika anda tertarik untuk menggunakan software BlueScreenView, maka anda bisa mendownloadnya pada Link http://www.nirsoft.net/utils/blue_screen_view.html#downloadlinks.

Cara Mengatasi Blue Screen Atau BSOD Pada Windows

Penyebab dari Blue Screen pada komputer cukuplah banyak. Oleh sebab itu, cara mengatasi Blue Screen juga cukup banyak. Di bawah ini adalah beberapa langkah bagaimana cara memperbaiki komputer yang Blue Screen. Silahkan disimak.

1. Menggunakan Action Center

Jika anda merupakan pengguna sistem operasi Windows 7 atau windows versi yang lebih baru, maka informasi terjadinya Blue Screen Sudah tersimpan pada bagian action center (Start –> Control Panel –> Action Center). Tentunya, lewat menu Maintenance, anda bisa mengakses menu Check For Solution. Pada menu tersebut, Windows akan melakukan pemeriksaan sejumlah hal yang menjadi Biang Kerok terjadinya Blue Screen serta sejumlah error yang lainnya yang terjadi pada komputer. Tentunya, proses tersebut akan sangat membantu kita di dalam menemukan penyebab terjadinya bluescreen.

Baca:   Kumpulan Cara Reset Password Pada Windows 7 Paling Komplit

jencela action center

2. Melakukan Instal Ulang Windows

Seperti yang sudah diulas pada bagian sebelumnya bahwa Blue Screen terjadi pada level sistem operasi. Apabila kita sudah memastikan bahwa sumber permasalahan ada pada software dan kita tidak bisa melakukan perbaikan pada bagian penyebab dari Blue Screen, maka langkah paling mudah adalah melakukan instal ulang sistem operasi Windows.

Akan tetapi, instal ulang sistem operasi Windows bukanlah pilihan yang terbaik, sebab melakukan instalasi ulang pada sistem operasi Windows akan menjadikan semua program aplikasi Ikut terhapus dan Anda harus melakukan instalasi ulang pada software aplikasi yang Anda gunakan. Selain itu, anda juga harus memasang kembali software software driver yang diperlukan, sesuai dengan hardware yang terpasang pada komputer.

Bisa dikatakan bahwa install ulang Windows untuk memperbaiki permasalahan Blue Screen adalah pilihan paling akhir Jika beberapa langkah di dalam mengatasi Blue Screen sudah tidak berhasil.

3. Lakukan Pemeriksaan Hardware

Blue Screen yang diakibatkan oleh hardware bisa dikategorikan menjadi dua bagian yakni karena kesalahan pemasangan dan karena kerusakan pada hardware itu sendiri. Apabila Blue Screen itu muncul setelah anda memasang hardware baru, maka langkah pertama yang bisa anda lakukan adalah melakukan pemasangan ulang pada hardware tersebut dan pastikan anda sudah benar di dalam memasangnya.

Namun, jika permasalahan tersebut muncul secara tiba-tiba, maka silakan Anda lihat pesan yang muncul pada Blue Screen tersebut. Pesan pada Blue Screen tentu menjadi salah satu informasi penting yang bisa mengarahkan kita untuk melakukan diagnosa lebih lanjut pada hardware yang bersangkutan.

Komponen-komponen komputer yang kerap kali menjadi sumber permasalahan Blue Screen adalah RAM, prosesor dan kartu VGA. RAM yang connectornya kotor atau sudah rusak dapat menyebabkan Blue Screen. Anda bisa mencoba untuk membersihkan konektor RAM dengan menggunakan penghapus pensil.

Pada bagian prosesor, pastikan tidak mengalami overheat Pada saat komputer sedang bekerja. Untuk memastikannya, anda bisa mengecek suhu dari heatsink prosesor. Sama halnya dengan kartu VGA dimana kadangkala pemasangan yang tidak tepat juga bisa menimbulkan masalah Blue Screen. Oleh sebab itu, Ketika anda baru memasang Kartu VGA dan terjadi Blue Screen, maka silakan Anda coba untuk memasang ulang kartu VGA tersebut.

4. Melakukan Instal Ulang Software Driver Dengan Versi Yang Terbaru

Langkah ini bisa anda lakukan mana Kalau anda telah memastikan bahwa sumber permasalahan munculnya Blue Screen pada Windows disebabkan karena software driver yang crash atau sudah tidak cocok lagi dengan hardware yang anda pasang. Cara mengetahui permasalahan ini sebenarnya cukup mudah, yakni manakala Anda baru saja menambahkan hardware baru lalu memasang driver baru, namun tiba-tiba komputer Windows mengalami Blue Screen.

Sangat dimungkinkan permasalahan dari Blue Screen tersebut ada pada software driver dengan catatan hardware yang anda pasang dalam kondisi baru/baik dan sudah terpasang dengan benar. Gunakanlah software terbaru yang bisa anda download atau dapatkan pada website resmi dari produsen hardware yang anda pasang tersebut.

Anda juga bisa menginstal software driver bawaan yang biasanya disertakan pada proses pembelian. Software-software driver yang telah usang atau expired tentu sudah tidak cocok lagi untuk mendukung kinerja dari hardware tersebut.

5. Booting Ke Safe Mode

Langkah ini masih berkaitan dengan permasalahan software driver hardware. Apabila komputer anda mengalami Blue Screen Setelah anda melakukan instalasi software driver atau melakukan update pada software driver tersebut, maka untuk menghapus atau uninstall software driver bisa masuk ke safe mode.

Baca:   Tips Memperbaiki Facebook Android yang Tidak Bisa Dibuka

Kenapa perlu booting ke safe mode? Dengan kita booting ke safe mode, maka Windows hanya akan Meload beberapa driver dasar saja yang dibutuhkan sampai dengan Windows selesai booting. Sementara itu, software driver yang tidak diperlukan tidak ikut diload. Dengan konsep seperti itu, maka Blue Screen tidak akan muncul. Pada posisi itulah Anda bisa melakukan penghapusan pada software driver hardware lewat Menu Add Or Remove Program atau Device Manager.

Untuk masuk ke menu Safe Mode di Windows 7, maka anda bisa melakukannya dengan cara menekan tombol F8 setelah proses POST atau Power on self test selesai. Mudahnya, ketika komputer anda baru dinyalakan, silakan Anda tekan tombol F8 berulang kali sampai dengan Windows menampilkan beberapa pilihan menu, salah satu diantaranya adalah ‘Safe Mode’.

safemode pada windows 7

6. Mengaktifkan System Restore

System restore pada Windows berfungsi untuk menyimpan berbagai macam perubahan yang terjadi pada sistem operasi Windows. Apabila anda melakukan perubahan-perubahan pada software atau setting pada Windows dan ternyata Perubahan tersebut menimbulkan Blue Screen, maka anda bisa memanfaatkan system restore untuk mengembalikan ke settingan sebelum Windows mengalami Blue Screen tersebut.

Anda bisa menentukan ke tanggal dan jam berapa perubahan komputer akan dikembalikan. Tanggal dan jam yang muncul pada system restore tentunya disesuaikan dengan perubahan-perubahan yang pernah dilakukan oleh pengguna. Sistem restore bisa diakses dengan klik Start menu –> All Programs –> Accessories –> System Tools –> System Restore

Akses menu system restore windows 7

Namun, system restore tersebut akan bekerja apabila pemilik dari komputer Windows tidak menonaktifkannya. Kadangkala, dengan pertimbangan untuk menjaga performa komputer maka pemilik dari komputer akan mematikan fitur system restore sehingga akan mengakibatkan fitur tersebut sudah tidak bisa digunakan karena Windows tidak akan menyimpan perubahan-perubahan yang dilakukan oleh penggunanya.

7. Scan Virus Atau Malware

Kelihatannya memang cukup berlebihan ketika kita memperbaiki Blue Screen pada Windows dengan melakukan scan virus ataupun Malware. Namun, perlu kita ketahui bahwa perkembangan dari virus atau Malware sekarang ini sangatlah pesat, sehingga Ada sejumlah virus atau Malware yang mampu menembus serta masuk kedalam bagian inti di sistem operasi Windows.

Ketika virus atau Malware mampu menembus bagian inti dan Kernel Kernel penting pada sistem operasi Windows, maka hal tersebut akan menjadikan kinerja dari Windows mengalami gangguan. Apabila gangguan pada Windows sudah terlalu parah, maka sangat dimungkinkan Blue Screen akan muncul guna menjaga stabilnya sistem operasi Windows tersebut. Gunakanlah antivirus atau anti malware yang terbaru dan terupdate sehingga mampu untuk menemukan virus ataupun Malware pengganggu.

Dengan memahami penyebab serta cara mengatasi blue screen of Death atau BSOD pada komputer sistem operasi Windows maka tentunya anda mampu untuk mengantisipasi berbagai macam hal yang berpotensi menjadikan komputer mengalami blue screen tersebut. Salah satunya adalah dengan mengerjakan berbagai macam perawatan berkala pada komputer sekaligus hati-hati di dalam menambahkan hardware dan software komputer. Perawatan pada komputer yang dilakukan sesuai SOP akan sangat berperan penting di dalam menjaga keawetan dari komputer itu sendiri.

About Admin

Penulis memiliki kesibukan mengajar di salah satu SMK mengampu mata pelajaran Produktif Teknik Komputer Jaringan, Multimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak. Disela-sela kesibukan mengajar, penulis juga bekerja sebagai teknisi komputer sebagai usaha sampingan. Untuk mengisi waktu luang, penulis juga menekuni usaha Desain Grafis dan Programming

Check Also

Tutorial Mengaktifkan Mode Picture-in-Picture pada Google Chrome

Tutorial Mengaktifkan Mode Picture-in-Picture pada Google Chrome

Software browser Google Chrome mempunyai picture in picture mode yang berfungsi bagi anda untuk menjadikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *