Home / Hardware / Panduan Merakit Komputer PC Sesuai Dengan Kebutuhan
Panduan Merakit Komputer PC Sesuai Dengan Kebutuhan

Panduan Merakit Komputer PC Sesuai Dengan Kebutuhan

Di kesempatan yang baik ini, penulis akan mencoba untuk Sharing kepada anda panduan merakit komputer PC dengan baik dan benar sesuai dengan kebutuhan, baik itu komputer untuk kebutuhan rendering atau editing movie maupun komputer untuk game. Tentunya, sebelum anda memulai proses perakitan komputer atau bahkan sebelum anda membeli sejumlah komponen komputer, maka terdapat beberapa hal yang harus anda perhatikan. Tentunya, hal tersebut supaya tidak akan ada penyesalan setelah proses perakitan komputer selesai.

Intinya, sebelum proses perakitan komputer PC dimulai, anda wajib untuk memikirkan untuk apa komputer tersebut dirakit. Apakah komputer itu akan digunakan untuk kebutuhan rendering atau editing? Apakah komputer itu akan digunakan untuk bermain game? Atau bahkan komputer rakitan itu akan digunakan untuk keperluan bermain game dan juga editing? Atau apakah komputer rakitan tersebut akan digunakan pada sejumlah pekerjaan yang ringan, misalnya office, streaming, dan juga browsing?

Perakitan komputer haruslah disesuaikan dengan kebutuhan anda. Anda tidak diperbolehkan untuk merakit komputer secara asal-asalan atau membeli komponen komputer yang harganya mahal, namun pada akhirnya hanya dipakai untuk keperluan office atau browsing saja. Kondisi tersebut tentu sangat amat mubazir.

Panduan Memilih Komponen Komputer

Baiklah, mari kita mulai pembahasan tentang komponen apa saja yang perlu dipersiapkan lengkap dengan pertimbangan spesifikasi komponen tersebut.

1. Processor Atau CPU

Baiklah, setelah anda cukup yakin untuk apa komputer tersebut dirakit, maka bagian berikutnya adalah proses pemilihan processor. Di zaman sekarang ini, pilihan processor masih didominasi oleh dua produsen yang sangat terkenal, yakni AMD dan Intel.

Pada dasarnya, AMD dengan Intel memiliki kualitas yang sama bagusnya, hanya saja, processor Intel adalah prosesor yang lebih familiar di telinga pengguna komputer, meskipun prosesor Intel memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan AMD. Hal tersebut memang cukup akal, sebab prosesor Intel memang memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan AMD.

Pada tulisan ini, Penulis tidak berpihak pada salah satu merek prosesor tersebut, hanya saja Berdasarkan pengalaman pengguna komputer processor Intel memiliki keunggulan yang lebih baik. Biasanya, para pengguna komputer memilih processor AMD disebabkan harga dari prosesor tersebut lebih murah sehingga lebih terjangkau.

Kesimpulannya yaitu, Apabila Anda ingin merakit komputer untuk kebutuhan rendering atau editing serta sedikit bermain game, Anda bisa membeli processor AMD. Pada tahun 2018, jenis prosesor AMD yang sangat direkomendasikan yaitu AMD ryzen. Guna lebih maksimal pada proses editing, Maka sangat dianjurkan untuk menggunakan prosesor AMD ryzen 5. Namun demikian, jika Apabila budget anda tidak terlalu tinggi, silakan beli AMD ryzen 3.

Sementara itu, apabila anda hendak merakit PC untuk kebutuhan bermain game secara totalitas dan sedikit untuk keperluan editing dan rendering, silakan Anda membeli prosesor Intel. Di tahun 2018 ini sudah ada prosesor Intel generasi Coffeelake, Kabylake dan Skylake. Bisa dikatakan, prosesor Intel generasi tersebut sangat baik performanya jika digunakan untuk game. Terlebih pada processor Intel Core i7, dipakai untuk editing maupun game performanya sudah tidak lagi diragukan.

Namun demikian, seluruhnya tetap kembali kepada budget yang tersedia. Apabila budget yang anda miliki tidak bisa sampai untuk membeli prosesor dari intel, maka Lebih baik membeli processor AMD. Sebab, prosesor AMD ryzen apabila digunakan untuk editing maupun game juga cukup bagus performanya.

Baca:   Apa Saja Kelebihan Kekurangan Prosesor Intel dan AMD? Apa Saja Perbedaannya? Mana Yang Lebih Bagus?

Lalu, processor mana yang bisa anda pilih? Apakah processor Intel Core skylake, coffeelake, kabylake atau processor ryzen dari AMD? Apakah tidak tersedia pilihan prosesor yang lainnya? Semuanya memang tidak wajib, dan semuanya akan kembali kepada dana yang tersedia. Anda tidak wajib untuk menggunakan salah satu dari prosesor tersebut, sebab Intel dan AMD juga masih memiliki banyak sekali pilihan yang bisa anda gunakan dan tentunya memiliki harga yang lebih terjangkau.

Sebagai contoh prosesor dari intel yang memiliki harga cukup terjangkau yaitu Pentium G, contohnya adalah Pentium G4560 dan G4600. Jika anda menginginkan harga yang lebih murah lagi, maka anda bisa mencoba membeli processor Intel Ivybridge atau Intel haswell. Dari AMD, anda bisa mencoba untuk membeli versi bristol Ridge.

Di tahun 2018 dan 2019, penulis menyarankan apabila anda hendak menggunakan prosesor dari intel, silakan Anda beli coffeelake, kabylake atau skylake. Belilah prosesor yang menggunakan socket 1151, sebab soket tersebut adalah soket versi yang paling baru.

Demikian pula apabila anda hendak menggunakan prosesor dari AMD, silakan Anda beli AMD bristol Ridge, sebab prosesor tersebut telah memakai socket am4 yang paling baru. Soket yang paling baru tentu membuat anda lebih mudah apabila hendak mengupgrade processor tanpa harus membeli lagi processor baru maupun membeli RAM baru.

2. Pemilihan RAM

Baiklah, setelah anda membuat keputusan merek prosesor yang akan dipakai, Mari kita lanjutkan pembahasan pada Ram. Agar komputer rakitan anda terlihat lebih kekinian, silakan Anda pakai RAM generasi paling baru, yakni ddr4. Hal tersebut disebabkan RAM ddr4 memiliki kinerja yang jauh lebih cepat Apabila dibandingkan dengan kinerja RAM DDR3.

Pemakaian RAM juga tentunya disesuaikan dengan pemakaian processor. Sebab, terdapat prosesor yang hanya dapat bekerja dengan RAM jenis DDR4 dan terdapat pula processor yang hanya dapat bekerja pada Ram jenis DDR3. Apabila anda salah membeli RAM, maka komputer anda tidak akan pernah bisa dinyalakan.

Oleh sebab itu, penulis memberikan rekomendasi kepada anda untuk menggunakan RAM ddr4, sebab dapat dipasang pada motherboard yang menggunakan prosesor dari intel socket 1151. Sementara itu, untuk processor AMD menggunakan socket am4. Namun demikian, penulis mengembalikan kepada anda seluruhnya bahwa pembelian RAM juga tergantung dari budget yang dimiliki. Sebab, RAM ddr4 memiliki harga yang jauh lebih mahal dibandingkan RAM DDR3. RAM ddr4 dengan RAM DDR3 memiliki selisih harga sekitar 200 ribuan untuk kapasitas 4 GB. Jika Anda menggunakan komputer dengan RAM 8GB, maka selisih harga ram sudah 400 ribuan.

3. Pemilihan VGA card

Setelah anda menentukan processor dan ram yang hendak digunakan, tahap berikutnya yakni memilih VGA card. VGA card disini bisa bersifat wajib dan bisa bersifat opsional, patokannya yakni prosesor yang anda pakai. Apabila Anda memakai prosesor Intel coffeelake, kabylake atau Skylake, pada umumnya telah terpasang integrated graphic processor/IGP, termasuk pada AMD seri bristol Ridge di mana bagian APU (A10, A8, dan A6) telah terpasang graphic processor unit di dalamnya.

Hanya saja, performa dari VGA onboard tidaklah begitu bagus untuk bermain game. Akan tetapi, pada kondisi darurat, contohnya keuangan Anda yang belum mencukupi guna memilih VGA card, VGA onboard juga sudah sangat membantu anda di dalam bermain game, meskipun pada kelas yang masih ringan. Sementara itu, pada prosesor AMD ryzen dan AMD athlon harus memakai VGA card, sebab belum atau tidak memakai VGA integrated.

Baca:   Kumpulan Game Strategi Perang Untuk PC Paling Seru

Lalu, VGA Seperti apakah yang yang bisa anda beli? VGA paling baru yang dikeluarkan oleh AMD dan Nvidia serta direkomendasikan untuk dipasang pada komputer processor AMD yakni VGA yang memiliki seri RX. Pada kelas budget terbatas, terdapat pilihan RX 560, RX 550 dan RX 460. Disamping itu, kelas low budget juga dapat memilih VGA Radeon R7.

Pada kelas yang lebih tinggi, terdapat pilihan RX 580, RX 570, RX 480 dan RX 470. Sementara itu, pada kubu Nvidia di komponen VGA kelas budget terbatas terdapat pilihan GTX 1050 dan GTX 1030. Pada kelas mediumnya bisa menggunakan gtx1050ti. Selanjutnya, di kelas yang paling atas anda bisa menggunakan GTX 1080, GTX 1070 dan GTX 1060. Jika anda ingin memakai varian yang lebih tinggi lagi, silakan Anda gunakan GTX1080TI atau GTX1070TI.

4. Pemilihan Motherboard

Setelah anda menyelesaikan proses pemilihan sejumlah komponen komputer mulai dari RAM dan juga VGA, langkah selanjutnya yaitu tahap penyesuaian saja. Contohnya, memilih motherboard yang pas dengan prosesor yang hendak anda gunakan. Harga dari motherboard tentu bebas. Jika dana Anda terbatas, belilah yang harganya murah.

Bagian yang paling penting pada pembelian motherboard yaitu membeli motherboard dengan merek terkenal. Contohnya yaitu asrock atau Biostar. Apabila budgetnya sedikit lebih tinggi, anda bisa memilih motherboard dari MSI, Gigabyte atau Asus. Anda bisa berkonsultasi kepada teman-teman anda yang sudah memiliki pengalaman di dalam perakitan komputer.

5. Pemilihan PSU Atau Power Supply Unit

Selanjutnya adalah proses pemilihan power supply unit atau PSU. Pada pemilihan psu, hindarilah untuk membeli PSU dengan harga murah atau abal-abal. PSU itu sendiri diibaratkan sebagai jantungnya manusia , sehingga mempunyai fungsi yang amat vital yakni mensuplai aliran darah.

Pada komputer, PSU memiliki fungsi mensuplai arus listrik ke semua komponen komputer. Apabila pada jantung manusia, suplai dari darah tersendat atau kurang maka dapat menimbulkan kematian, begitupun pada PSU. Pemakaian PSU yang abal-abal apabila keliru justru akan menimbulkan komputer mati atau dapat membuat rusak komponen komputer yang lainnya.

Harga dari PSU itu sendiri sebenarnya Tidaklah terlalu mahal, Namun apabila salah didalam mensuplai listrik maka akan menimbulkan kerusakan pada komponen komputer yang harganya lebih mahal dibandingkan dengan PSU itu sendiri. Beberapa contoh merk PSU yang sudah cukup terkenal dan terpercaya diantaranya adalah super flower, seasonic, EVGA, enermax, fsp Hexa +.merek-merek tersebut adalah merk PSU yang cukup direkomendasikan oleh pengguna komputer yang sudah berpengalaman.

6. Pemilihan harddisk atau HDD

Pemilihan prosesor sudah, mother board sudah, RAM sudah, PSU sudah, makna berikutnya adalah pemilihan harddisk drive atau HDD. Pemilihan hardisk tentu diserahkan sepenuhnya kepada anda. Anda bisa memilih harddisk dengan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi, biasanya merk hardisk yang cukup banyak direkomendasikan oleh pengguna komputer adalah WD dan Seagate.

Sementara itu, dari sisi Space atau kapasitas, menurut penulis ukuran 1 TB atau 500 GB memiliki harga yang tidak terpaut terlalu jauh, yakni sekitar 100 ribu. Oleh karena itu, penulis rekomendasikan untuk membeli harddisk dengan kapasitas 1 TB sehingga ukurannya lebih lega sekalian.

Baca:   Tips Memilih PC Komputer Desktop Untuk Desain Grafis

Selanjutnya, apabila anda mempunyai budget yang lebih, maka disarankan untuk membeli SSD yang terkenal memiliki performa baca dan tulis jauh lebih baik dibandingkan dengan harddisk biasa. Pemakaian SSD memang sudah terbukti sangat baik di peningkatan performa komputer, terlebih apabila komputer dipakai untuk keperluan editing. Oleh karena itu, amat direkomendasikan untuk memakai SSD. Durasi loading Windows, membuka aplikasi komputer yang sangat cepat. Intinya, semua proses pada komputer akan sangat terasa perbedaannya ketika menggunakan SSD dan HDD.

7. Pemilihan Casing

Bagian berikutnya yang bersifat opsional adalah casing komputer. Disebut sebagai bagian opsional, sebab tanpa memakai casing komputer anda sebenarnya sudah dapat mengoperasikan komputer. Tentunya, anda bisa merakit komponen komputer di atas meja, dan anda biarkan dalam kondisi terbuka, maka setelah selesai perakitan dan anda hidupkan sudah dapat dipastikan bisa menyala.

Oleh karena itu, casing komputer adalah komponen opsional. Fungsinya adalah agar komputer bisa terlihat rapi, ringkas serta tidak acak-acakan. Proses pemilihan dari casing komputer juga bisa mengikuti selera masing-masing. Namun, apabila dimungkinkan silakan Anda membeli casing yang bagus sekalian, yang terbaru, kekinian serta memiliki tutup yang transparan supaya dapat melihat komponen komputer yang ada di dalamnya.

Pada bagian ini, anda juga harus memperhatikan budget yang tersedia, sebab memilih casing merupakan aktivitas pemilihan komponen paling akhir setelah anda menyelesaikan pemilihan komponen prosesor, RAM, motherboard, hardisk, PSU. Apabila masih terdapat budget yang cukup, silakan Anda alokasikan ke komponen casing.

8. Memilih Fan Case Atau Kipas Casing

Komponen tambahan yang paling akhir yaitu fan case atau kipas casing. Apabila anda hendak membeli kipas casing, Anda harus membeli casing nya terlebih dahulu. Kan akan terlihat lucu Apabila Anda membeli kipas casing namun belum memiliki casing. Fungsi dari kipas casing atau fan case yakni untuk menjaga supaya sirkulasi udara atau aliran udara di dalam casing bisa bergerak dengan lancar.

Pada saat komputer dinyalakan dan bekerja, bisa dipastikan temperatur di dalam casing akan naik. Apabila kondisi sirkulasi udara pada casing tidak berjalan dengan lancar, maka akan meningkatkan temperatur dari komponen komputer yang ada di dalam casing tersebut. Apabila hal tersebut terjadi, maka dimungkinkan akan timbul permasalahan dimana komputer akan overhead atau komputer akan restart atau mati sendiri.

Namun, secara umum apabila ukuran dimensi casing cukup besar serta ruangan di dalam casing tersebut cukup luas, tanpa adanya kipas tambahan pun sudah cukup dan tidak akan menimbulkan komputer overheat atau bahkan restart dan mati sendiri. Kemungkinannya paling hanya terdapat pada kenaikan suhu namun kipas bawaan heatsink fan sudah mampu untuk menurunkan suhu tersebut.

Demikianlah uraian yang cukup panjang dan lebar tentang panduan pemilihan komponen pada proses merakit komputer PC yang disesuaikan dengan kebutuhan dan baju tanda. Kesimpulan dari artikel diatas adalah merakit komputer harus disesuaikan dengan Penggunaan komputer yang akan dirakit. Tentu, sangat tidak bijaksana apabila komputer akan digunakan untuk browsing, namun merakit komputer dengan spesifikasi game. Kondisi tersebut akan membuat Pengeluaran lebih tinggi namun tidak efektif alias mubazir.

About Admin

Penulis memiliki kesibukan mengajar di salah satu SMK mengampu mata pelajaran Produktif Teknik Komputer Jaringan, Multimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak. Disela-sela kesibukan mengajar, penulis juga bekerja sebagai teknisi komputer sebagai usaha sampingan. Untuk mengisi waktu luang, penulis juga menekuni usaha Desain Grafis dan Programming

Check Also

Cara Upgrade HDD Laptop Menggunakan HDD External

Cara Upgrade Atau Ganti HDD Laptop Menggunakan HDD External

Di hari yang baik ini, penulis akan mencoba untuk Sharing tentang cara cara upgrade atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *