Home / Tips dan Trik / Cara Mudah Melakukan TRIM SSD Secara Manual Pada Windows 7,8, Dan 10
Cara Mudah Melakukan TRIM SSD Secara Manual Pada Windows 7,8, Dan 10

Cara Mudah Melakukan TRIM SSD Secara Manual Pada Windows 7,8, Dan 10

Pada dasarnya, performa SSD sudah begitu cepat, bahkan untuk masa sekarang ini kinerja dari SSD belum bisa tertandingi untuk media penyimpanan di komputer. SSD pada dasarnya memakai teknologi NAND yang berbasis flash memory. Bagaimanapun, terdapat sejumlah bagian yang dapat dimaksimalkan dari perangkat SSD anda. Pada artikel kali ini, penulis akan mencoba untuk membantu anda di dalam memaksimalkan kinerja SSD. Pada saat SSD sudah dapat bekerja secara maksimal, maka secara tidak langsung Anda sudah bisa merawat SSD dengan cukup baik.

Cara Cara Mudah Untuk Memaksimalkan Kinerja SSD

1. Dilarang Melakukan Defragmentasi

Pada saat anda melakukan defrag pada hdd, Sudah barang tentu akan menjadikan hdd dapat bekerja dengan lebih cepat. Namun ternyata hal tersebut tidak dapat bekerja pada SSD. Kenapa? Yang pertama adalah SSD bisa mengakses semua sektor dengan sama cepatnya pada satu waktu, sehingga fragmentasi data di SSD hampir pasti tidak akan menjadikan kinerja SSD melambat.

Yang kedua adalah SSD tidak bisa dengan cukup mudah untuk mengoper write pada masing-masing sektor dengan data yang baru, karena pada data sektor tersebut terlebih dahulu harus dihapus. Hal ini artinya adalah pada saat anda melakukan operasi penulisan data pada dasarnya juga akan melakukan operasi penghapusan.

Yang ketiga adalah kinerja untuk operasi penulisan data pada SSD akan mengalami penurunan seiring dengan umur dari SSD dan setiap sektor di SSD hanya bisa di overwrite beberapa kali saja. Artinya adalah proses defrag tidak akan membuat perubahan pada kinerja SSD menjadi lebih cepat. Bahkan, justru akan menjadikan kecepatan SSD semakin berkurang seiring waktu penggunaan. Dengan demikian, SSD milik anda hanya perlu menunggu waktu untuk diganti dengan yang baru.

Apabila Anda memakai sistem operasi berbasis Windows, anda harus memastikan sudah menonaktifkan fasilitas penjadwalan dari proses the flash disk. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda lakukan.

  • Langkah pertama, silakan Anda Klik tombol restart, kemudian ketik perintah “dfrgui” di bagian search bar
  • Selanjutnya, Pilihlah SSD kemudian klik pada opsi configured schedule
  • Apabila pada opsi Run on schedule masih dalam kondisi tercentang, silakan Anda hilangkan tanda centang nya. Selanjutnya, klik pada tombol OK
    Jangan Melakukan Defragmentation
Baca:   3 Cara Mudah Melihat Password Wifi Di Windows 10 Dan Versi Windows Lainnya

2. Mematikan Fitur Indexing

Sistem operasi Windows akan menjalankan sebuah service indexing yang berguna untuk melacak file yang berada di dalam komputer anda. Fitur tersebut tentunya akan memperbaiki proses pencarian data di Windows. Yang menjadi permasalahan yaitu proses interaksi tersebut secara bertahap akan selalu mengupdate database kapanpun pada saat Anda mengerjakan editing di file anda.

Walaupun aktivitas tersebut adalah aktivitas penulisan data yang tidak begitu besar prosesnya, namun terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Kondisi tersebut lah Yang bisa menjadikan kecepatan SD Mengalami penurunan. Pencarian search pada Windows mampu berjalan dengan baik walaupun fitur indexing tersebut dinonaktifkan. Guna menonaktifkan service indexing dari OS Windows, Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda kerjakan.

  • Tahap pertama, silakan Anda Klik tombol restart, kemudian pilih opsi “computer”
  • Selanjutnya, silakan Anda Klik Kanan pada SSD yang Anda gunakan, lalu Pilihlah menu properties
  • Di bagian bawah di jendela disk properties, silakan Anda hilangkan tanda centang di bagian opsi “allow files on this drive to have contents indexing In addition to file properties”
  • Lanjutkan dengan Klik tombol OK guna menyimpan perubahan settingan yang Anda lakukan
    Nonaktifkan Fitur Indexing

3. Mengaktifkan Fitur Trim Support

Pada saat menghapus file di komputer berbasis Windows, OS akan melakukan penghematan waktu dengan metode hanya menghapus index dari file yang dihapus guna mengindikasikan apabila suatu space pada Drive kosong atau tidak ada yang memiliki. File yang dihapus tersebut pada dasarnya tidaklah terhapus, terkecuali jika terdapat data yang akan disimpan pada sektor tersebut.

Bagian sektor yang sudah dihapus dapat diisi oleh file yang lain pada saat memberikan perintah file yang baru untuk disimpan pada bagian flag sektor. Flag sektor itu sendiri adalah sektor yang berasal dari file-file sebelumnya, yang sudah dihilangkan datanya. Artinya adalah trim akan melakukan proses penulisan file baru menjadi lebih efisien dengan cara menghapus ruang penyimpanan yang tersedia.

Baca:   Belajar Memahami Mode Auto Fokus Kamera DSLR

Sistem operasi Windows 7 telah memiliki teknologi ini. Untuk memastikan Apakah fitur trim telah aktif atau belum, anda bisa mengikuti beberapa langkah sederhana berikut ini.

  • Langkah pertama, silakan klik menu Star, lalu ketik perintah CMD di bagian search bar. Selanjutnya, tekan kombinasi tombol ctrl + shift + enter guna memunculkan command prompt.
  • Lanjutkan dengan mengetik “fsutil behavior query disabledeletenotify” pada jendela command prompt.
  • Tahap selanjutnya akan ditampilkan informasi berupa “disabledeletenotify = 0” apa yang menandakan bahwa trims telah aktif. Apabila muncul informasi “disabledeletenotify = 1” berarti menandakan bahwa trim belum aktif.
    Mengaktifkan TRIM Support

4. Menggunakan Sistem Mode AHCI Pada Setting Drive

1 buah langkah yang begitu penting yaitu memastikan apabila sistem yang anda pakai berjalan di mode ahci. Apabila Anda memakai OS Windows 7 atau yang lebih baru, yang bisa anda kerjakan yaitu masuk pada setting BIOS serta mengganti dari mode Sata controller ke mode ahci. Tahap rincinya bisa anda Kerjakan dengan mengikuti panduan singkat berikut ini:

  • Langkah pertama, silakan Anda klik menu Star, lalu ketik run pada bagian search bar
  • Selanjutnya, silakan Anda ketik perintah reg edit di kotak Run. Perintah ini akan mengakses registry yang ada pada komputer Windows anda.
  • Lanjutkan dengan menuju ke lokasi “HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\currentcontrolset\Services\msahci”
  • Selanjutnya, setting bagian Start value ke angka “0”
    Pastikan Sistem Anda Menjalankan Mode AHCI

5. Memperbaharui Atau Update Driver

Melakukan pembaharuan atau update driver chipset tentu bisa memberikan peningkatan pada sisi kinerja di SD anda. Kondisi ini dikarenakan oleh bagian kompatibilitas dengan sistem yang lebih baik sehingga aktivitas penulisan atau pembacaan file mengalami peningkatan.

Fitur trim adalah fitur yang begitu penting, di mana trim akan memaksimalkan kinerja dari SSD secara signifikan serta mampu untuk menjaga umur/ lifetime dari SSD itu sendiri. Dengan mengupdate atau memperbaharui driver chipset, bagian trim juga akan ikut terupdate secara otomatis.
Memperbaharui Driver (Update Driver)

Baca:   Cara Simpel Convert File PDF Ke Excel Paling Cepat

6. Mematikan Mode Sleep Atau Hibernation

Hibernation atau sleep mode sangat bermanfaat bagi pemakai hdd, sebab dengan sleep mode hdd dapat melakukan flowchart program serta lewat sistem operasi jauh lebih cepat dibandingkan dengan proses booting ke sistem secara total. Kondisi ini tentu tidak berlaku pada penggunaan SSD. Sebab, SSD hanya memerlukan waktu kurang lebih 30 detik untuk booting ke sistem Windows Anda secara sempurna.

Oleh karena itu, sleep atau hibernation mode hanya akan memakan spes kurang lebih 2,5 GB dari SSD anda. Sangat disarankan bagi anda untuk mematikan fasilitas sleep atau hibernation, mengingat Space panan dari SSD pada umumnya terbatas dan kecil.

Di bawah ini adalah tahapan untuk mematikan sleep atau hibernation mode

  • Langkah pertama, silakan Anda Klik tombol start, lalu ketik perintah CMD guna memanggil jendela command Line prompt
  • Tahap berikutnya, silakan Anda ketik perintah “powercfg -h off” di bagian command Line guna mematikan mode sleep atau hibernation di komputer anda.
  • Pada bagian ini, anda sudah tidak lagi memerlukan “Optimization Software”

Kesimpulannya adalah anda sudah tidak lagi memerlukan program guna memaksimalkan SSD anda. Selama anda memakai sistem operasi Windows 7 dan versi Windows diatasnya, sistem operasi tersebut sudah mampu mengirimkan perintah trim yang diperlukan oleh SSD tersebut. Disamping itu, firewire dari driver chipset komputer anda akan bekerja lebih maksimal dibandingkan dengan sejumlah software yang dipakai untuk keperluan optimasi SSD. Alangkah baiknya untuk bisa menghemat kapasitas penyimpanan dari SSD yang Anda gunakan.

Demikianlah Uraian singkat tentang cara melakukan trim SSD secara manual pada Windows 7, 8 dan 10 yang bisa Anda coba praktekkan untuk meningkatkan performa dari SSD sekaligus menjaga supaya SSD yang Anda gunakan lebih awet. Tidak dibutuhkan optimasi terlalu berlebihan pada SSD karena performa dari SSD itu pada dasarnya juga sudah lumayan cepat. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

About Admin

Penulis memiliki kesibukan mengajar di salah satu SMK mengampu mata pelajaran Produktif Teknik Komputer Jaringan, Multimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak. Disela-sela kesibukan mengajar, penulis juga bekerja sebagai teknisi komputer sebagai usaha sampingan. Untuk mengisi waktu luang, penulis juga menekuni usaha Desain Grafis dan Programming

Check Also

Cara Mencegah Dan Menghapus Virus Malware Pada Android

Ingin Smartphone Anda Aman? Baca Cara Mencegah Dan Menghapus Virus Malware Pada Android

Malware atau virus sekarang ini tidak hanya menyerang komputer atau PC saja. Sebab, sejumlah perangkat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *